Rabu, 19 Oktober 2011

Merayu No jutsu

+ Kamu pasti seorang
pengrajin sendok.
- Emang kenapa?
+ Karena kamu selalu
mengaduk-aduk perasaanku.
+ Sakit tidak saat kamu
jatuh?
- Jatuh? kapan?
+ Waktu kamu jatuh dari
langit ke dalam hatiku.
+ Dik, kemarin aku di
diagnosa mengidap sakit
jantung.
- Hah! Kok bisa?
+ Iya. Soalnya, jantungku
selalu berdegup kencang bila
dekat denganmu.
+ Kamu pasti suka dengan
seni pahat ya?
- Sok tahu kamu. Emang
kenapa gitu?
+ Soalnya kamu pintar sekali
memahat namamu di hatiku.
+ Bapak kamu pasti seorang
astronot.
- Bukan. Kenapa memang?
+ Soalnya aku melihat begitu
banyak bintang di matamu.
+ Kamu nggak capek bolak-
balik terus?
- Bolak-balik gimana
maksudmu?
+ Bolak-balik dalam
pikiranku.
+ Kamu punya kunci apa aja
sih?
- Kunci motor, kunci kamar,
kunci lemari. Emangnya ada
apa?
+ Punya nggak kunci untuk
membuka hatimu padaku?
+ Kakekmu pasti penambang
ya?
- Sembarangan
+ Soalnya banyak sekali
berlian di matamu.
+ Kamu tahu tidak, berapa
kali kamu datang dalam
pikiranku?
- Nggak.
+ Hanya sekali.
- Hah, cuma sekali
+ Ya, soalnya kamu tidak
pernah pergi lagi dari
pikiranku.
+ Kalau suatu saat kamu
menghancurkan hatiku,
kamu tahu apa yang akan
kulakukan?
- Bunuh diri kali …
+ Tidak. Aku akan
mencintaimu dengan
kepingan yang tersisa.
+ Dirumah punya peta
nggak?
- Peta apa?
+ Peta hatimu. Karena aku
begitu tersesat dan tak bisa
keluar dari hatimu.
+ Kata orang bulan itu begitu
indah. Tapi aku tidak suka.
- Lho, emang kenapa?
+ Soalnya tidak ada kamu di
sana.
+ Kemarin aku ke dokter
mata. Kamu tahu apa yang
dikatakan dokter?
- Apa? Parah?
+ Kata dokter ada kamu di
mataku.
+ Boleh nggak aku melihat
punggungmu?
- Hus, apa apaan sih
+ Nggak, aku cuma ingin
melihat sayapmu. Karena
kamu pasti seorang bidadari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar